Mesut Ozil Korban Politik Dunia? Ini Info Lengkapnya

- Bola
  • Bagikan
Mesut Ozil Korban Politik Dunia? Ini Info Lengkapnya Mesut Ozil 2

Sebelumnya kalian sudah pada tahu kan? Kalau Mesut Ozil belakangan ini sangat jarang dimainkan, padahal di Arsenal ia adalah pemain dengan gaji tertinggi. Baru-baru ini, Arsenal mengumumkan daftar 25 pemain untuk Premier League musim ini. Nahasnya tidak ada nama Mesut Ozil disana, dia tidak didaftarkan secara resmi.

Tentu pengumuman ini mengejutkan. Perlakuan Arsenal terhadap Ozil dikecam, karena bagaimanapun Mesut Ozil pernah menjadi salah satu pemain terpenting The Gunners beberapa tahun lalu.

Kira-kira apa penyebab Arsenal berlaku buruk pada Mesut Ozil? ini Info lengkapnya.

Sebelumnya Sudah Dicoret Dari Daftar UEFA Europa League

Ini bukan pertama kalinya Arsenal mengumumkan pencoretan Ozil. Beberapa waktu lalu mereka pun mengumumkan daftar final skuad untuk ajang Liga Europa, tidak ada Mesut Ozil di sana.

Saat itu fans Arsenal mulai mengkritik, tapi masih belum segencar sekarang. Diduga Ozil tidak didaftarkan di Liga Europa supaya tenaganya bisa digunakan penuh di Premier League.

Kini, dugaan itu ternyata salah besar. Arsenal pun mencoret Ozil dari daftar skuad untuk Premier League, tentu kasus ini semakin ramai dibicarakan.

Apa Hanya Pemain Malas?

Dua tahun terakhir, Ozil jarang mendapatkan kesempatan bermain. Namun alasannya terus berubah-ubah, ada kalanya pelatih menegaskan alasan keputusan teknis. Lalu ada pula gosip Ozil tidak berlatih cukup keras, bahwa fisiknya tidak cukup tangguh untuk sepak bola Inggris.

Buruknya lagi Mesut Ozil dicap pemalas, tidak mau bertahan dan banyak gosip miring lainnya.

Atau Karena Gajinya Terlalu Tinggi?

Mesut Ozil Korban Politik Dunia? Ini Info Lengkapnya Mesut Ozil

Situasi Ozil semakin sulit karena dia merupakan pemain dengan gaji terbesar di Arsenal, yakni 350.000 pounds per pekan. Alhasil justru dia yang semakin disalahkan, dianggap pemakan gaji buta, memeras klub.

Masalahnya, perlahan-lahan Arsenal mulai kehabisan dalih. Rasa-rasanya ada alasan lain dibalik pengabaian Ozil, tidak mungkin hanya karena malas, karna seharusnya itu bisa diselesaikan dengan latihan keras.

Masalahnya Lebih Dari Itu

Lebih lanjut, Ozil tak pernah menduga bahwa gaji besar yang ia terima justru bisa menyulitkannya sendiri. Tentu dia tidak tahu bahwa dia tidak akan bermain lagi ketika menekan perpanjangan kontrak pada tahun 2018 lalu.

Gaji besar ini pun seharusnya tak jadi masalah andai Ozil mendapatkan kesempatan bermain dan dia bisa membuktikan diri di lapangan. Fans akan maklum asal Ozil terus memberikan kontribusi untuk tim.

Masalahnya, Arsenal tak pernah memberi kesempatan itu. Ozil jadi terpojokkan, mudah disalahkan. Padahal tidak ada yang tahu bagaimana situasi yang sebenarnya.

Mesut Ozil Hanya Diam

Yang perlu diperhatikan, meski terus diserang kabar tak sedap, mulai disebut pemalas hingga makan gaji buta, Ozil belum pernah melontarkan komentar pedas. Dia lebih banyak diam, tidak ada komentarnya yang memojokkan Arsenal.

Padahal, andai dia benar diperlakukan tidak adil, seharusnya Ozil bisa saja menyerang klub di depan awak media. Namun Ozil tidak melakukannya, ia lebih banyak diam dan mencoba berlatih sekeras mungkin. Hanya baru-baru ini dia bicara, itu pun lebih berupa klarifikasi.

Pesan Tersirat Ozil

Ya, Ozil merilis pernyataan resmi melalui media sosial Twitter-nya. Dia mengaku patah hati dan kecewa dengan perlakuan klub, tapi tetap tidak ada kalimat yang memojokkan Arsenal dalam pernyataan ini.

Ozil pun mengaku situasinya sempat membaik, tapi entah kembali terpojok dan tidak mendapatkan kesempatan bermain. Di akhir pesannya, Ozil menulis satu kalimat yang diyakini mengandung pesan tersirat:

“Saya akan terus berlatih sebaik mungkin dan jika mungkin menggunakan suara saya untuk melawan kekejaman kemanusiaan dan untuk keadilan.”

Menurut sejumlah laporan yang beredar, suara-suara itulah yang jadi titik awal masalah Ozil. Kabarnya pihak klub tidak senang jika pemain Arsenal terlibat masalah politik dunia, dengan risiko merusak citra klub.

Ozil sendiri dikenal vokal bicara soal kekerasan terhadap kemanusiaan di belahan dunia lain. Mungkinkah ini yang menjadi alasan perlakuan buruk Arsenal terhadap Mesut Ozil?

  • Bagikan