7 Tips Jadi UI/UX Designer Buat Pemula

  • Bagikan
7 Tips Jadi UI/UX Designer Buat Pemula UIUX Designer
Freepik

Kebanyakan orang masih menganggap User Interface (UI) dan User Experience (UX) adalah dua hal yang sama. Faktanya, keduanya jelas berbeda, namun masih berkaitan.

Sekarang profesi desainer UI/UX Designer lagi banyak diminati, karena punya prospek yang bagus di era digital ini.

Nah mimin kali ini mau sharing tips simpelnya nih, buat kamu para pemula yang mau belajar! Simak yah tips berikut ini:

1. Belajar Mengenal UI/UX

Saat ini sudah banyak sekali pendidikan program kursus edukasi UX dan UI diluar sana. Tapi itu bukan syarat mutlak, Genk. Kamu bisa belajar dari Buku, Internet, Kursus Online yang menyediakan pelatihan juga, dan berpartisipasi dengan komunitas desain dari situs visual desain seperti Behance dan Dribble hingga ke situs yang lebih komprehensif seperti UX Magazine.

2. Menggunakan Tools yang tepat

Kalau sudah belajar, pastinya tau donk kalau pembuatan UI dan UX Design pastinya butuh tools yang mendukung kamu. UX design gak selalu tentang bekerja di depan layar monitor. Kamu bisa belajar menciptakan wireframe yang interaktif melalui software dengan fitur-fitur yang memadai. Seperti Justinmind, Axure, Mockplus dll.

3. Membuat UI dan UX

Kalau sudah memilih software, yuk langsung bikin karya. Hasil awalnya mungkin gak langsung bagus. Tapi semakin sering kamu berkarya, kamu bisa semakin lihai. Kalau lagi gak ada ide, kamu bisa mencari inspirasi di website. Para desainer pro juga tetap nyari ide buat inspirasi kok.

4. Mencari Mentor

Mentor berkualitas bisa menjadi bagian penting dalam pertumbuhan desainer. Kamu gak harus selalu bertemu dan mencari mentor potensial, tapi kamu bisa selalu menemukan mentor dari beberapa komunitas yang kamu ikuti ataupun kursus yang kamu ambil.

5. Mencari Pengalaman Kerja

Melakukan magang dan pembelajaran pada perusahaan tertentu bisa jadi merupakan penolong yang dapat menceritakan pengalaman dan hasil dari karya kamu. Semakin banyak kamu belajar, semakin banyak karya kamu, semakin menjual portofolio kamu, maka semakin besar juga kesempatan kerja baru terbuka.

6. Memposisikan Diri Sebagai Pengguna

Kamu gak harus jadi perfectionist tingkat dewa, Genk. Cara yang paling simpel membuat UX dan UI yang nyaman adalah memposisikan diri kamu sendiri sebagai pengguna. Gimana perasaan kamu saat mencoba melakukan navigasi halaman ini? Gampang gak? Fiturnya membantu atau malah destruktif? Visual dan elemennya oke gak ya?

7. Kemauan Belajar Terus

Sebagai desainer yang fantastis, kita juga harus memiliki kemauan untuk meningkatkan diri. Jangan menutup diri dari opini, trend dan saran baru. Selain itu, saat tidak memahami sesuatu, tidak ada salahnya untuk bertanya dengan rekan kerja dan mencari solusi bersama-sama.

  • Bagikan