VPS HOSTING
VPS HOSTING

Pakai Tinder? Saat ini Bisa Melihat Rekam Jejak Calon Kencan Loh!

  • Bagikan
Pakai Tinder? Saat ini Bisa Melihat Rekam Jejak Calon Kencan Loh! Tinder

Tinder dan aplikasi Match Group lainnya bakal perbolehkan penggunanya untuk melihat rekam jejak calon kencannya. Rencana ini datang setelah perusahaan itu mengumumkan bahwa mereka berinvestasi pada Garbo.

Garbo adalah perusahaan nonprofit yang bisa menampilkan rekam jejak seseorang hanya dengan nama depannya dan nomor telepon ataupun nama lengkapnya.

Dating apps dianggap menyumbang peningkatan jumlah pelecehan seksual, termasuk di Indonesia.

Tindakan pelecehan verbal, penipuan, sampai kekerasan fisik dapat terjadi setelah orang bertemu di berbagai dating apps.

Dalam Center survey tahun 2017, 39% wanita di dunia yang menggunakan dating apps melaporkan bahwa mereka telah dilecehkan secara online.

Dari catatan tahunan Komnas Perempuan terdapat kasus pelecehan terhadap perempuan di tahun 2019 dengan kenaikkan pengaduan kasus cyber crime sebesar 300% (dari 97 kasus di tahun 2018 menjadi 281).

Match Group akan mulai menguji dan mengembangkan kemampuan untuk Garbo di TInder dalam beberapa bulan mendatang.

Nantinya, pengguna Tinder bisa mengecek detail riwayat profil teman kencan mereka, sehingga pengguna bakal bisa merasa lebih aman bertemu teman kencannya.

Data tentang riwayat seseorang yang akan Garbo kumpulkan mencakup catatan publik dan laporan kekerasan atau pelecehan. Selain itu, penangkapan, penghukuman, perintah penahanan, pelecehan, dan kejahatan kekerasan lainnya juga akan mereka arsipkan.

Walaupun belum berjalan nantinya juga bakal ada laporan yang bisa di submit secara manual.

Dengan adanya fitur baru ini, Match Group tetap tidak akan membagikan data penggunanya ke Garbo. FItur ini kemungkinan akan berbayar. Tapi Match Group dan Garbo sedang mendiskusikan harganya.

Mereka juga belum mengumumkan apakah fitur ini bakal jadi sekadar tambahan saja atau sepaket dengan langganan berbayar aplikasi Tinder.

Fitur ini bisa membuat pengguna kehilangan rasa ‘anonim’-nya dari dating apps tersebut. Padahal, ini salah satu yang jadi nilai jual aplikasi tersebut.

Harapannya adalah untuk mengintegrasikan pemeriksaan tersebut ke dalam situs dan aplikasi kencan Match Group lainya, termasuk OkCupid, Hinge, Match, dan lainnya. (narasitech)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *