3 Tipe-Tipe Gaya Belajar Setiap Anak

  • Bagikan
3 Tipe-Tipe Gaya Belajar Setiap Anak Tipe Tipe Gaya Belajar

Tahukah kamu bahwa setiap Anak pada umumnya ketika belajar memiliki gaya tertentu? Nah bisa dipastikan kalau cara belajar setiap orang tentu sangat berbeda-beda dalam konteks memahami pelajaran tersebut.

Tapi apakah kamu tahu mengenai tipe-tipe gaya belajar orang itu seperti apa? Oke, biar menambah wawasan kamu dalam belajar, yuk kepoin berikut adalah tipe-tipe gaya belajar yang pada umumnya ada pada setiap orang.

1. Tipe Auditori

Banyak anak yang memiliki tipe belajar dengan mendengarkan. Oleh karena itu, banyak anak yang mudah memahami dan mengingat hanya dari penjelasan guru.

Ciri-ciri:

  • Suka berbicara, berdiskusi dan menjelaskan sesuatu dengan panjang lebar. Hal ini membuatnya piawai dalam berbicara.
  • Senang membaca dengan mengeluarkan suara atau menggerakan bibir. Menirukan kembali nada, perubahan dan warna suara.
  • Sulit menyerap informasi dari bahan bacaan.
  • Konsentrasinya mudah terganggu dengan kebisingan sehingga bisa membuatnya risih.
  • Di usianya yang masih muda, dia memiliki kesulitan menulis dan membaca.
  • Mudah mengingat nama daripada wajah orang.
Baca juga:  Jurusan Ini Jarang Peminatnya, Tapi Prospek Kerja Bagus

Cara Belajar:

Setelah mendapatkan penjelasan, bertanyalah jika ada yang membingungkan. Jika perlu, rekam penjelasan guru dan dengarkan berulang-ulang. Belajar sambil mendengarkan musik atau bersama teman juga sangat membantu. Jika sedang membaca, bacalah dengan bersuara.

2. Tipe Kinestetik

Belajar sambil praktik adalah hal yang paling disukai siswa bertipe belajar ini. Mendengar dan membaca tidak akan cukup tanpa pembuktian lewat menyentuh atau praktik.

Ciri-Ciri:

  • Berbicara dengan perlahan.
  • Orientasinya pada fisik membuat anak ini suka menyentuh dan berdiri begitu dekat dengan orang yang diajaknya bicara.
  • Dia suka menghafal, bahkan membaca dengan berjalan.
  • Suka melakukan banyak hal dan ingin selalu terlihat sibuk.
  • Sering menggunakan isyarat tubuh.
  • Memiliki kemampuan geografis yang lemah, kecuali jika sudah pernah ke tempat tersebut.
Baca juga:  Ternyata Sifat Malas Bisa Menjadi Sesuatu Yang Positif Untuk Karir

Cara Belajar:

Ketika mendengarkan penjelasan atau membaca, ubahlah posisi duduk untuk memenuhi kebutuhan kamu dalam bergerak. Jika perlu, buat catatan selama mendengarkan penjelasan.

Jika kamu sedang membaca, berilah garis bawah pada informasi penting atau buatlah gambar di kertas lain yang mewakili penjelasan. Paragrafkan informasi yang kamu dapat dengan gaya sederhana. Jika perlu buatlah flashcard.

3. Tipe Visual

Tipe belajar ini adalah kebalikan dari sebelumnya. Tipe ini justru kesulitan memahami pelajaran dari penjelasan guru saja.

Ciri-Ciri:

  • Suka bicara cepat.
  • Mudah memahami bahan bacaan.
  • Menyukai seni gambar karena kesukaannya mempelajari sesuatu yang menggunakan warna dan bentuk-bentuk.
  • Memiliki kemampuan perencanaan dan pengaturan jangka panjang yang baik.
  • Suka kerapihan dan keteraturan yang terlihat jelas dari penampilannya.
  • Seringkali memberikan jawaban yang singkat karena kesulitannya memilih kata-kata yang tepat walaupun dia tahu apa yang harus dikatakan.
  • Kesulitan mengingat perkataan dan sering meminta orang mengulangi kata-katanya.
  • Mudah terganggu dengan sesuatu yang bergerak. Hal ini membuat anak lebih mudah memahami video dan suka menonton film.
Baca juga:  5 Istilah Pemrograman Untuk Programmer Pemula

Cara Belajar:

Ketika belajar sendiri, berilah tanda pada definisi dan penjelasan penting lainnya dengan warna berbeda. Ketika sedang di kelas, usahakan selalu berada di depan kelas agar kamu lebih fokus pada guru dan papan tulis.

Lalu, fokuskan pikiran pada penjelasan dan jika memungkinkan visualkan penjelasan guru menjadi gambar bergerak. Terakhir buatlah catatan dalam bentuk mind map.

  • Bagikan