7 Tips Menghindari Risiko Hacker Ketika Akses Wifi Publik

  • Bagikan
7 Tips Menghindari Risiko Hacker Ketika Akses Wifi Publik 7 Tips Menghindari Risiko Hacker Ketika Akses Wifi Publik

Baru-baru ini juga digemparkan dengan adanya hacker yang meretas 1.309 situs milik pemerintah hingga swasta. Namun, akhirnya pelaku sudah ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Belajar dari hal tersebut, memang pada dasarnya ada perang yang terjadi setiap hari di dunia maya. Perang antara perusahaan yang berusaha melayani pelanggan, dengan para hacker yang berusaha mengambil data-data mereka. Data-data ini bisa dipakai untuk berbagai macam tujuan. Bisa untuk penipuan hingga dijual ke perusahaan lainnya.

Serangan online juga bisa datang dari hal yang di dekatmu, misalnya: WiFi gratis hotel, mal maupun kafe yang sering kamu datangi.

Berikut ada 7 tips menghindari risiko hacker ketika akses wifi publik,  untuk meningkatkan peluangmu dalam mencegah ataupun bertahan dari serangan online!

1. Pastikan Akses Jaringan Legal

Saat berada di area wifi publik dan ingin mengaksesnya, pasti sobat pernah menjumpai beberapa pilihan akses wifi yang ingin dihubungkan.

Baca juga:  9 Ide Bisnis Bagi Anak IT

Pastikan bahwa hotspot wifi yang dijumpai melalui perangkat sobat adalah legal dan memang diberi izin oleh penyedia wifi atau pemilik tempat publik tersebut. Hal ini bisa mencegah sobat dari jaringan tipuan yang biasanya dibuat mirip oleh hacker untuk mengecoh calon mangsanya.

2. Matikan Fitur File Sharing

Pastikan bahwa fitur berbagi file pada laptop atau gadget sobat sudah dimatikan. Cara untuk menonaktifkan fitur file sharing bisa dilakukan melalui menu pengaturan jaringan pada perangkat yang sobat gunakan. Usahakan juga untuk meminimalkan jumlah data pribadi yang akan disimpan di dalam laptop, smartphone atau tablet.

3. Aktifkan Firewall Pada Windows

Beberapa pengguna Laptop maupun PC mungkin ada yang berpendapat bahwa dengan mengaktifkan Firewall pada Windows akan memberikan masalah, terutama dalam hal update OS.

Baca juga:  Lewat Aplikasi Google Earth Kamu Bisa Lihat Bintang Dan Bimasakti Sekarang

Akan tetapi, fitur Firewall bisa dikatakan sangat berguna apabila perangkat yang sobat miliki, misalnya laptop, sering terhubung ke akses wifi publik. Sobat bisa mengetahui atau memantau konektivitas yang masuk atau keluar dari laptop sobat.

4. Gunakan Protokol HTTPS

Mengutamakan protokol HTTPS (HTTP Secure) juga bisa lebih mengamankan data sobat dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Protokol HTTP standar memang dapat mengenkripsi data yang terhubung antara komputer dan server web yang sobat kunjungi. Tapi protokol ini hanya mencukupi saat sobat melakukan pencarian teks atau masuk ke situs yang tidak butuh identitas pribadi.

5. Batasi Jumlah Website Yang Dikunjungi

Sobat tentunya tidak ingin orang lain atau hacker mengetahui website apa saja yang sering sobat kunjungi. Terlebih lagi saat sobat mengakses wifi publik.

Baca juga:  7 Jenis Layar Smartphone Terbaik Saat Ini

Jadi, batasi jumlah website yang sobat kunjungi atau hindari mengakses website yang bersifat sensitif seperti email, layanan perbankan, media sosial, maupun online shopping. Kunjungi website yang bersifat tidak sensitif, contohnya website yang berkaitan dengan informasi berita.

6. Hindari Transaksi Perbankan Online

Sebaiknya hindari melakukan transaksi perbankan atau perdagangan saat sobat mengakses melalui hotspot wifi publik. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya sobat menunggu sampai bisa memperoleh akses koneksi internet yang lebih aman dan terkontrol, misalnya tethering ke perangkat seluler pribadi sobat.

7. Matikan Fitur Wifi Ketika Tidak Digunakan

Jika sobat tekno berniat untuk mengakhiri koneksi ke hotspot wifi publik, jangan lupa untuk mematikan fitur wifi pada perangkat sobat atau lebih tepatnya, selalu melakukan koneksi wifi secara manual, baik saat ingin menghidupkan ataupun mematikan koneksi wifi.

  • Bagikan