Ini Alasan Mengapa Kasus Cyber Crime Di Indonesia Tertinggi Di Dunia

  • Bagikan
Ini Alasan Mengapa Kasus Cyber Crime Di Indonesia Tertinggi Di Dunia Cyber Crime

Cyber crime, istilah tersebut belakangan kerap terdengar seiring dengan perkembangan dunia digital. Cyber crime atau kejahatan di dunia maya sendiri merupakan salah satu dampak negatif internet sebagai platform yang saat ini banyak digunakan.

Di Indonesia, kasus Cyber Crime sesungguhnya bukan tindak kejahatan yang baru. Cyber Crime adalah sebuah istilah yang menunjukkan pada aktivitas kejahatan dengan menggunakan komputer atau jaringan komputer sebagai alat, atau sebagai sasaran, serta, lokasi terjadinya kejahatan.

Ancaman cyber crime di Indonesia merupakan tindak kejahatan di era masyarakat digital yang makin mencemaskan. Dalam laporan State of The Internet tahun 2013, misalnya Indonesia disebut-sebut sebagai negara dengan urutan kedua dalam kasus cyber crime di dunia.

Kalau berbicara idealnya, tentu tidak seharusnya dan tidaklah mudah masyarakat menjadi korban ulah penjahat cyber. Tetapi, di Indonesia, jaminan dan upaya memberi perlindungan  masyarakat agar tidak menjadi korban praktik penyalahgunaan penjahat cyber sering kali tidak mudah.

Ini Alasan Mengapa Kasus Cyber Crime Di Indonesia Tertinggi Di Dunia

Sejumlah faktor yang menyebabkan para hacker dan penjahat siber mudah menjalankan aksinya yaitu dengan:

Software Bajakan

Kebiasaan pertama yang masih banyak dilakukan, baik di level perseorangan maupun di level perusahaan kecil menengah adalah menggunakan software bajakan. Software bajakan yang paling banyak digunakan yaitu Windows 10, Adobe dan Program Antivirus.

Mencatat Password Di Sticky Note

Biasanya fungsi sticky note selalu berisikan catatan penting sebagai pengingat saat kita bekerja. Namun, sebagian orang menjadikan sticky note untuk mencatat password seperti password log in email, Windows bahkan internet banking.

Baca juga:  Cobain Nih 4 Game Asyik Bikin Skill Pemrograman Jadi Top Global

Sharing Password

Kebiasaan yang sering dilakukan oleh sebagian orang yaitu membagikan password, PIN, kode OTP dan data lain yang bersifat privasi. Kebiasaan sharing password seperti itu akan membahayakan privasi pengguna dan rentan pencurian data.

Tidak Memiliki File Backup

Apa jadinya saat bagian Finance dan Accounting kehilangan data penting mereka karena virus? atau bagian human resource kehilangan data karyawan karena PC yang digunakan mengalami kerusakan hardisk? memiliki file backup sangat penting agar sumber daya perusahaan tetap aman.

Password Yang Terlalu Simple

Password seperti abcd1234, password 1234 atau abcde12345 adalah daftar password yang mudah sekali ditebak, jika kamu termasuk orang yang menggunakan password yang sederhana kemungkinan besar akun kamu akan mudah untuk diretas.

Baca juga:  Mengejutkan, Ini Dia Prediksi Nikola Tesla Yang Jadi Kenyataan

Lupa Hak Akses Karyawan

Beberapa perusahaan mengalami overlap mengenai hak akses karyawan. Karyawan yang punya hak akses ke database perusahaan bisa menjadi ancaman apabila karyawan tersebut resign.

Kesimpulan

Rata-rata pengguna di indonesia itu masih belum mendapatkan edukasi yang benar dan memang kejahatan atau kebiasaan itu sudah dianggap biasa dan tidak mengancam privasi.

  • Bagikan