Profesi Yang Sulit Digantikan Artificial Intelligence (AI)

  • Bagikan
Profesi Yang Sulit Digantikan Artificial Intelligence (AI) Job AI

Kemunculan teknologi Artificial Intelligence (AI) bikin banyak orang takut akan pekerjaannya bakal hilang. Namun secanggih apapun mesin, tetap tidak bisa menggantikan esensi dari sentuhan manusia.

Nah berbicara mengenai profesi pekerjaan, ada beberapa profesi yang sulit buat diganti sama AI. Apa saja? Ini dia diantaranya:

1. Chief Executive Officer (CEO)

Kemampuan kepemimpinan masih menjadi milik manusia, sulit untuk mengajarkan hal ini kepada AI. CEO harus mampu menyampaikan visi besar dan memotivasi timnya dalam bekerja.

2. Guru

Artificial Intelligence (AI) memang bisa menyediakan ilmu pengetahuan untuk manusia, tapi tidak dengan mendidik. Peran guru sebagai pendidik hanya dapat dilakukan oleh manusia. Pendidik harus bisa memahami karakter setiap anak, lalu memberikan nasihat yang tak bisa diberikan oleh AI.

Baca juga:  6 Tips Sukses Kerja Sebagai Freelancer

3. Pengacara, Hakim dan Jaksa

Hukum memang tertulis secara baku dalam Undang-Undang. Namun, penerapannya sendiri adalah hasil “negosiasi” di dalam ruang sidang. Nah, butuh peran manusia untuk membaca kondisi setiap kasus, apakah memang layak mendapatkan hukuman berat atau tidak.

4. Psikolog

Psikolog membantu kita untuk sembuh dari luka psikologis. Profesi ini membutuhkan interaksi yang melibatkan empati dan pemahaman tentang emosi yang mendalam.

5. Public Relation (PR)

Tugas utama PR adalah membangun jaringan dan koneksi dengan berbagai jenis manusia. Mereka berhubungan langsung dengan orang lain, sehingga perlu pengetahuan mendalam tentang membaca karakter, motivasi, sampai gestur lawan bicaranya.

Nah, Itulah beberapa profesi yang bakal sulit tergantikan oleh Artificial Intelligence (AI).

Baca juga:  Skill Yang Kamu Butuhkan Untuk Menjadi QA Engineer
  • Bagikan